“Melilitkan tali pusarnya dua kali ke leher, lalu begitu kepalanya keluar, cekik bayinya. Jika yang keluar kepala terlebih dulu bisa menyebabkan bayi itu menelan air ketuban, kemudian si bayi tidak bisa menarik napas. Atau anda bisa menaruh bayinya di baskom, memegang kertas ‘kotoran kuda’ basah di wajahnya, dan dalam beberapa detik saja kakinya kan berhenti menendang, Dan untuk perempuan yang tak pernah melahirkan bayi laki-laki, hanya perempuan lagi dan lagi, hingga keluarganya bosan, cukup sederhana untuk meninggalkan bayinya di ember air kotor…”
MBA, is …
Ada-ada saja cara setiap orang menemukan jalan memutuskan sesuatu, untuk memilih suatu produk. Saya tidak pernah membayangkan suatu saat akan menggunakan produk Mac dari Apple. Tulisan ini bukan ditujukan untuk memanaskan persaingan antara fanatisme pengguna Mac dan PC lainnya, tapi ini murni karena pendapat sederhana saya setelah dua minggu menggunakannya.
Mulai ‘Menulis’, Kenapa Tidak ?
Tentu tidak sulit untuk bereskpresi bagi wartawan atau penulis senior menuangkan pikirannya dalam bentuk tulisan, tapi bagi seorang pemula atau amatir, hal ini menjadi momok tersendiri. Ia dapat termangu memandangi screen tanpa ada reaksi tangan mengetik pada keyboard, padahal sejumlah ide sudah menari-nari diatas kepala. Jari ini seolah ingin mengetikkan sesuatu yang spektakuler, tetapi tidak sampai beberapa kata atau kalimat , tombol backspace memberangus semua tulisan itu dengan alasan-alasan sederhana: tidak pantas, kurang bagus, tidak sreg, malu dengan ide sendiri dan lain lain.
Travelling ke Langit. Bagaimana Mungkin? (2)

Dalam pandangan tradisional, langit diilustrasikan bertingkat dalam tujuh lapis langit, seperti kue lapis. Tetapi dalam pandangan Agus Mustofa (AM), langit merupakan sebuah tingkatan dimensi. Langit pertama, yang dihuni oleh manusia dan alam semesta seisinya, memiliki tingkat dimensi sebanyak 3.
Demikian ia menuturkan dalam bukunya “Terpesona di Sidratul Muntaha”, terbitan Padma Press 2004.
Travelling ke Langit. Bagaimana Mungkin?

Kalau travelling keluar negeri, sudah banyak backpackers melakukannya. Keluar planet bumi pun, sudah banyak astronot melakukannya. Tetapi diperjalankan ke langit, apalagi ke langit ke tujuh dan kembali lagi dengan selamat ke bumi? Hanya satu orang yang pernah melakukannya.

February 14, 2012




