Jalan-Jalan Minggu di HK Victoria Park

TKI1 copy

Selepas menikmati fasilitas hotel breakfast di “Café One” , saya menyempatkan diri untuk jalan-jalan disekitar lingkungan penginapan, untuk sekedar mencari keperluan pribadi di mini market 24 hours yang letaknya tidak jauh dari The Park Lane , hotel tempat saya menginap di Hong Kong .


Perhatian saya tertuju pada suasana ramai sepanjang Gloucester Road sampai Victoria Park. Hampir disetiap sudut jalan dan jembatan di hari Minggu ini, dipadati orang-orang melayu. Tidak hanya serumpun, ternyata mereka berbicara dengan bahasa yang cukup familiar bagi saya. Ada yang  berbahasa Jawa, berlogat Tegal, dan Indonesia.

What a big surprise ! ketika melihat kegiatan pengajian di atas Jembatan, dengan  hanya menyisakan   satu jalur saja bagi pedestrian untuk lewat.  Ada juga yang  latihan qasidah. Saya menyempatkan diri untuk berhenti dan bercengkrama di ujung jembatan,  bersama sekumpulan orang-orang  asal Cilacap Jawa Tengah, yang ternyata sedang merayakan ulang tahun. Alhamdulillah, di sini saya bisa makan gratis bersama mereka, dengan menu rumahan yang insya allah Halalan Thayyiban.

Penelusuran saya teruskan ke Taman Victoria. Saya dapat menjumpai  orang-orang dengan berbagai macam aktivitas mulai dari sekedar duduk-duduk dan saling berbagi makanan yang dibawa dari rumah, berjualan, arisan, latihan leadership,  sampai kegiatan rohani (Islam /Kristen), serta berbagai kegiatan lain yang sarat dengan suasana kekeluargaan dan semangat persaudaraan. Suatu hal positif yang perlu dicontoh terutama ketika mereka berada jauh dari keluarga di tanah air.

Aktivitas mereka beragam, penampilan meraka pun beragam juga.Dari yang sederhana, casual, busana muslim, sampai yang bergaya ala harajuku dengan sepatu boot yang trendy. Semua perkumpulan itu beranggotakan wanita! Tak heran, sesekali mata mereka mengamati saya dan rekan saya, yang mungkin saja dianggap sebagai ‘mahluk serumpun’ yang langka (itu juga kalo nggak ke’ge-er’an).

Victoria Park adalah tempat berkumpulnya mayoritas para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk berlibur. Pemerintah Otoritas Hong Kong, Cina, memberikan libur kepada para tenaga kerja di hari Minggu tidak saja kepada para TKI, melainkan juga kepada para tenaga kerja  umum dari berbagai negara, antara lain Filipina dan Malaysia. Kebanyakan dari mereka bekerja sebagai pekerja rumah tangga dan mayoritas adalah Tenaga Kerja Wanita (TKW).

Victoria Park terletak di wilayah Causeway Bay, yang bisa dicapai dengan mudah  menggunakan MTR (Mass Transportation Railway). Sehingga dari arah mana pun berasal, mereka akan dengan mudah mencapai lokasi ini. Hanya dengan men “tap” kartu berlangganan “Octopus” , jutaan customer per hari merasakan manfaat dari kemudahan ber MTR yang menghubungkan Hong Kong Island dengan Lantau Island dan Kowloon Mainland China.
(www.adelay.tk)

Advertisements

3 Responses to “Jalan-Jalan Minggu di HK Victoria Park”

  1. TKI/w nya lebih canggih drpada yg di saudi euy…!!

  2. Siti Fatimah Ahmad Reply January 20, 2010 at 2:18 pm

    Assalaamu’alaikum Adelays

    Begitulah rencana kita, tetapi Allah swt lebih mendahului rancangannya. Saya pasrah kok.. hehehe…. tak apa kan Adelays… walau bagaimanapun terima kasih atas undangannya. Saya rasa amat dihargai dan pasti akan menunaikan janji saya.

    Hehehe… maaf Adelays, walau saya sudah membaca tulisan Adelays beberapa hari yang lalu dan mahu menulis komentarnya ketika itu juga, namun urusan tugas lain lebih mendesak membawa saya sekadar membaca tanpa memberi komentarnya..

    Sangat menarik sekali aktiviti hujung minggu mereka di Victoria Park, Hong Kong dan tulisan Adelays juga amat baik. Saya seperti melihat suasana kehidupan itu melalui mata pandang Adelays yang bening itu (apa benar ini… hehehe..)

    Itulah hebat dan kelebihannya jika kita suka mengembara dan memerhati alam sekeliling kita. Tambah lagi suka menulis. Maka semua hal itu menjadi satu keseronokan untuk dikongsikan bersama khalayak pembaca.

    Saya sangat kagum dengan aktiviti yang dilakukan oleh tenaga kerja Indonesia di luar negara, malah di Malaysia juga keadaan yang sama berlaku. hal ini tentu akan mengeratkan lagi hubungan apabila berjauhan dari keluarga.

    Teruskan menulis Adelays, ternyata gaya penulisan Adelays sangat bagus dalam mengembangkan sesuatu peristiwa yang berlaku dan diperhatikan. Teliti dan kuat daya ingatannya. Saya kagum sekali. SYABAS. TAHNIAH.

    Salam manis dan hangat selalu dari saya di Sarikei, Sarawak. buat Adelays di Jakarta.

    SERAUT SIRIH SEUMBAI PINANG
    SELAUT KASIH SEPANTAI SAYANG.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: