Antrian Ngong Ping (2)

Menuju Biara

Po Lin Monastery

Setelah setengah jam perjalanan, kami tiba di Ngong Ping. Saya sudah langsung berada ditempat penjualan souvenir resmi. Rupanya harga tiket sudah termasuk voucher gratis untuk membeli souvenir ditempat itu. Merchandise beragam dan unik dijajakan, mulai dari magnet kulkas, kipas, gantungan name tag bertuliskan ‘Ngong Ping 360’ dan ‘Hong Kong’ dengan aneka warna. Rupanya, voucher tersebut merupakan upaya  menarik minat  agar membeli lebih banyak. Terbukti, saya membeli lebih untuk oleh-oleh dibawa ke tanah air. Setelah membayar, kemudian langsung bergegas menikmati pemandangan village yang indah dan sejuk ini.

Walaupun ‘hanya’ sebuah desa dengan biara,  Ngong Ping mampu menjadi tujuan  wisata Hong Kong  yang memikat  turis mancanegara.  Ini adalah pertama kali-nya saya mendatangi tempat ibadah lain untuk tujuan wisata.  Tempat yang  menarik ini sempat ditayangkan dalam suatu acara travelling oleh stasiun TV milik Transcorp di Indonesia.

Suhu udara pada bulan Februari ditempat ini  cukup sejuk, sekitar 20 derajat Celcius, membuat banyak orang tetap memakai jaket walaupun siang hari.  Antrian dari Tung Chung selama 1,5 jam cukup membuat lapar (selain itu, memang sudah lewat lunch time, sih). Sebenarnya,  tidak sulit mencari tempat makan, karena begitu keluar dari tempat merchandise, ada beberapa bangunan restoran dapat menjadi pilihan.  Sayangnya, untuk saya,hal itu bukanlah satu pilihan, karena tidak yakin dengan ke halal-an makanan yang disajikannya.

Akhirnya saya dapat menemukan mini market sebelum masuk gapura biara.  Lagi-lagi, harus rela mengantri cukup panjang demi mendapatkan makanan sebelum membayar di kasir. Rupanya, itu adalah antrian kasir dan microwave untuk memanggang. Memang, beberapa jenis makanan yang ditawarkan adalah paket instant, termasuk mie. Saya mengambil Chicken Curry Rice sebagai pilihan. Hmm…, karena lapar dan aroma kari-nya sangat menggugah selera, langsung saja saya makan. Tetapi, upsss…. panasss !!!. (Sebenarnya  dengan kondisi perut masih setengah kenyang setelah makan ini , sempat terlintas untuk menambah satu lagi  paket instan Chicken Curry Rice. Tapi karena pertimbangan waktu, urusan makan untuk sementara boleh mengalah.)

“Po Lin Monastery”, papan nama jalan dengan warna biru tertera di trotoar yang lebih banyak dilewati oleh para pejalan kaki.  Tidak banyak kendaraan umum melintas disini, hanya sesekali saja ada bis dan beberapa taksi yang berhenti untuk mencari penumpang. Berbeda dengan yang beroperasi di wilayah Hong Kong Island yang berwarna merah, taksi khas Lantau Island berwarna biru.  ‘Nggak kebayang deh kembali ke Hong Kong dengan taksi, karena sudah jadi trade mark bagi para backpackers Taksi di Hong Kong mahal !!

Jalan menuju biara  lebih banyak dipadati orang-orang yang berlawanan dengan arah saya. Itu karena waktu sudah cukup sore. Artinya tidak banyak waktu lagi bagi pendatang yang terlambat untuk berlama-lama, kalau tidak ingin menginap disini. Melangkahkan kaki beberapa menit, tibalah akhirnya tepat didepan tangga menuju Sang Big Buddha. (adelays)

Advertisements

4 Responses to “Antrian Ngong Ping (2)”

  1. Askum, u ate chicken curry rice???? ada tanda halal nggak??? u dont know ayamnya disembelih atau tidak…… u trust paket instan yg di jual d negara bukan islam??? why dont u just eat vegetarian? go for vegetables and fish?

  2. ok next time u r going to non muslim countries pls remember these tips:

    1- never ever eat any meat there (unless labelled halal) go vegetarian its always safer

    2- when u go out exploring/visiting always bring bottle water and some food just incase u r hungry eg of foods u can bring bread/fruits/boiled eggs/sweets/chocolates/mi instan in a cup/sandwich etc

    3- if u have to eat in a non muslim restaurant/fastfood always pick fish and chips, salads, vegetable dishes, fish dishes, egg dishes

    4- bring ur fav meat (canned/smoked/shredded)from indonesia that is non parishable and keep it in the hotel so that u can control ur urge to eat meat..

    semoga usahamu diberkati Allah swt 🙂 Insya Allah goodluck

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: