Mendol dan Empal, Sahabat Kuliner Rawon Jawa Timur

Nasi Rawon

Kota Pasuruan punya unggulan dalam khasanah kuliner mereka. Nasi Rawon adalah salah satu dari sekian banyak jenis masakan khas Jawa Timur yang punya basis kuat di kota ini. Sebut saja Rawon Saminah, Rawon Sakinah, Rawon Nguling dan sederet nama kondang lainnya menjadi ikon dalam produk nasi rawon mereka.

Makanan berupa sup daging dengan bumbu berwarna hitam yang dihasilkan dari keluwek ini ,biasa disajikan bersama kecambah, sambal dan telur asin. Ada juga beberapa lauk pauk tambahan yang biasa menjadi ‘sahabat’ nasi rawon :

  • Mendol, (tempe berbumbu yang dibentuk bundar).
  • Sate Komo (Sate daging / gajih dalam bentuk potongan besar )
  • Daging bumbu bali (daging yang diberi bumbu cabe berwarna merah)

Mendol dan empal menjadi pilihan saya ketika memesan sarapan di sebuah warung, mendampingi nasi rawon yang disuguhkan dalam pincuk daun oleh sang owner. Warnanya yang hitam dan aromanya yang wangi khas ‘kluwek’ ini, betul-betul menggugah selera saya. Hmmm… nggak sabar rasanya untuk ‘nyeruput kuah rawon yang masih panas berasap ini….

Nasi Pecel, Empal dan Mendol

Menikmati rawon kali ini, saya tidak perlu jauh-jauh ke Pasuruan. Cukup pergi ke warung Pecel dan Rawon Cak Sugi, yang berada di Taman Jajan Sektor 1.3 BSD City, sebuah komplek hunian yang terletak di Selatan Jakarta. Warung Pecel dan Rawon ini  buka setiap hari Kamis – Minggu, pukul 8 pagi – 12 siang.

Disajikan panas dalam sebuah pincuk daun. Takarannya cukup untuk sarapan pagi orang dewasa. Harga satu paket nasi rawon / nasi pecel : include perkedel , dan kerupuk udang dengan harga yang relatif murah, Rp. 9000 saja.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah beberapa makanan dan harga yang disajikan di warung ini:

1. Nasi Rawon / Nasi Pecel  Rp. 9000

2. Mendol Rp. 5000

3. Empal Rp. 6000

4. Teh hangat Rp. 3000

Anda penasaran ingin mencoba ? ‘Silakan datang ke BSD City… Kalau perlu bantuan petunjuk arah, dengan senang hati saya bantu. Jangan lupa share comment-nya, ya.

Advertisements

16 Responses to “Mendol dan Empal, Sahabat Kuliner Rawon Jawa Timur”

  1. Wah jadi pengin pulang makan rawon..neh..
    maaf sedikit koreksi ..lokasi di taman jajan sektor 1.3 ..bukan 1.4…

  2. Sebelah mana sih mas ? weekend ini mau hunting ah .. dulu prnh ke surabaya, tinggal di rumah Saudara… si mbok-nya jago banget bikin rawon … ah jd pengen … deket2 sini gak ada ya ?

    • Nanti kalo ke Surabaya, titip oleh-oleh rawon yach….

      Kalo deket-deket sini, ada di daerah Santa, namanya Rawon Nguling.
      Lokasi tepatnya di Jalan Cikajang Jakarta Selatan.

      Untuk Rawon di BSD ini, ancer-ancer dari Tol Pondok Aren – BSD sbb:
      Keluar pintu tol pertama ,setelah Pasmo (Pasar Modern), belok kiri.
      Traffic light terminal Shuttle Bis, belok kiri lagi.
      Nggak jauh dari traffic light, ada petunjuk Kolam Renang 1.3, masuk parkir.
      Cuma bayar parkir Rp.2000 sekali masuk.
      Posisinya persis depan pintu masuk kolam renang BSD / Taman Jajan.

      Selamat berweekend dengan makan rawon Teh Shinta.mamabaik …

  3. waduh pic ny menggugah selera.. tp di BSD??? jauh bener yaks…nitip dibungkusin aj deh…2 yah (scr klo mkn rawon gak cukup 1 porsi..hehhee)

    oiy just info di Daerah Tebet (sebelum Pizza Hut) n Depok (sebelum Mall depok) ada tuh Rumah makan Rawon Setan Mba Endang yg katanya terkenal di Surabaya..mungkin bisa jd alternatif x yah selain di BSD, mengenai harga/porsi..mas cek sendiri yah..heheh

  4. thank you for the elaborate explanation mas adelay :)beautifully done.. u took the pictures yourself too? nice

    empal tu apa? bundar? gajih? kluwek? anyway, keep on blogging 🙂

    • Yes, I took the picture by myself.
      Bundar is circle, and gajih is fatty portion of meat.
      And also I’ve already put link to empal, and kluwek above.
      Thanks a lot for u’r comment, KemBaYaU.

  5. Wouw jadi kangen masakan alm. bune-ku
    jadi pengen maem nasi pecel pincua’an Suroboyoan.
    🙂

  6. di depok ada ga?

  7. saya dari pasuruan, tapi menurut saya makanannya biasa aja. kalo rawonnya yang enak ya warung nguling, tapi belinya di perbatasan pasuruan-probolinggo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: