Mudik ‘Rasa’ Noordin M Top

Tulisan Noordin

Mudik selalu menjadi ritual tahunan yang dilakukan jutaan orang di Indonesia. Setiap kali melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, ada saja bahan perbincangan hangat yang menjadi topik utama. Tahun 2009 ini, Noordin M. Top lah rasanya yang paling banyak diperbincangkan pada topik mudik kali.

Tulisan ini tidaklah bermaksud mengulas perilaku Noordin dan kawan-kawan. Tidak juga bermaksud mendeskreditkan dasar gerakan ‘jihad’nya. Ini hanyalah tulisan atas perjalanan mudik  saya ke Jawa Timur, yang secara kebetulan melalui lokasi tempat penyergapan Noordin di Solo Jawa Tengah, ketika ia bersama dengan Urwah, Aji dan Susilo.

menuju desa kepuhsari

Desa Kepuh Sari, Jebres, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah.

Secara kebetulan dalam perjalanan menuju Jawa Timur, saya melalui Mojosongo, sebuah daerah di Surakarta (Solo)  yang mendadak menjadi terkenal sesaat setelah  terjadinya penyergapan kelompok Noordin oleh Polisi tim Densus 88 anti teror, tanggal 17 September 2009 yang lalu.

RumahNoordin

Berita mengagetkan  dalam ‘Breaking News’ beberapa televisi swasta di tanah air,  sontak merebut perhatian pemirsa hanya sesaat setelah bersalaman tanda perpisahan untuk bermaaf-maafan di hari terakhir , tepat di menit-menit terakhir sebelum libur Iedul Fitri jam 4 Sore. Dalam breaking news tersebut, Kapolri Bambang Hendarso Danuri menyatakan bahwa Noordin telah ditangkap dalam penyergapan tersebut, dan sidik jarinya tepat 14 titik dengan data yang dikirimkan oleh polisi Malaysia.

Jika dibandingkan dengan Sragen yang merupakan penghasil beras organik, Mojosongo terbilang gersang. Pemandangan kota tetangganya,  Sragen yang ‘ijo royo-royo’ sangat kontras dengan pemandangan Mojosongo, yang terlihat lebih cokelat karena kering, setidaknya begitulah yang saya perhatikan.

kristono

Mobil-mobil dan motor-motor berjajar rapi  disebelah kiri jalan di Jalan Ring-Road Solo Sragen kearah Sragen, atau disebelah kanan kalo kita berasal dari arah Sragen, tidak jauh dari  tulisan-tulisan dengan cat alakadarnya, bertuliskan ‘ Noordin is Dead’ , ‘Masuk 50M’ , ‘Nurdin M.Top tewas disini’, ‘Lokasi 100 M’, ada juga yang mencoba menggambarkan sosok Noordin dengan lukisan sketsa dengan ciri khasnya yang berjenggot.

Pak Kristono, salah seorang yang mencoba membangun ‘jalan tol’ dari bambu penghubung lokasi rumah  kontrakan Noordin yang letaknya agak di pedalaman dan terpisahkan sungai kecil, mengisahkan dalam bahasa Jawa  bahwa inilah akhir masa Noordin pada tahun 2009, bulan sembilan (september) dan di Mojosongo. Dalam bahasa Jawa, songo berarti sembilan. Dapat saya pahami bahwa yang pak Kristono sampaikan adalah, bahwa Noordin M. Top berakhir hayat pada angka serba sembilan.

teh gardoe

Lain Pak Kristono, lain pula Anto, salah seorang tetangga depan rumah Susilo, yang saat saya kunjungi memanfaatkan ramainya pengunjung yang datang dengan berjualan gorengan di depan rumahnya. Anto menuturkan selama ini ia hanya mengenal sosok Susilo sang pengontrak depan rumahnya. Anto tak pernah melihat ada sosok Noordin yang dicari polisi berada dalam rumah itu. Ia pun tak menyangka dalam waktu hanya 4 bulan mengontrak, namun sudah dapat mengirim puluhan bahkan mungkin ratusan kg bahan peledak dalam rumahnya.

Jika dibandingkan dengan Dr. Azahari yang disergap November tahun 2005 yang lalu, situasinya sama sekali berbeda. Ketika itu saya secara kebetulan saya juga sempat melihat lokasi di Jl. Flamboyan, Batu Malang. Tempat penyergapan rumah kontrakan Noordin di Mojosongo terbilang sangat sederhana dan gersang, sementara tempat penyergapan Dr. Azahari di Malang Jawa Timur sangat sejuk dan terdapat di perumahan yang cukup elit.

Advertisements

49 Responses to “Mudik ‘Rasa’ Noordin M Top”

  1. apa benar-benar Noordin yg tewas? cos who knows ini cuma…. wat do u call it… “cover up”? for me, kematian like Saddam… Noordin… I still cant believe 100% 🙂

    • Setidaknya, berdasarkan pengumuman Kapolri hal itu sudah dicocokkan dengan sidik jari yang dikirimkan oleh Polisi Malaysia.
      Berdasarkan hal itulah masyarakat diyakinkan bahwa Noordin sudah tiada.

  2. Assalamu’alaikum…

    Apa khabar Adelays ? Tentu seronok dapat mudik bertemu saudara mara di sana. Oh… rupanya kampung Adelays di Jawa Timur ya. Tak sangka Adelays ni orang Jawa. Tapi bicaranya kok, inda seperti orang Jawa… he..he.. seperti apa ya… gaya bicara orang kota aja.

    Senario yang dipaparkan oleh Adelays dalam posting kali ini cukup menarik dalam memberi info yang tentunya akan melakar sejarah masa depan yang kita tidak tahu bila ia diberi perhatian. Sekurang-kurangnya Adelays berada di tempat yang tepat, benar dan tidak dipertingkaikan dengan hanya kata-kata. Malah melihat sendiri lokasinya, menitip photo-photo yang boleh dijadikan bahan sejarah dan berbicara terus dengan sumber-sumber sah yang pernah melalui pengkisahan hidup sementara Pak Nordin di situ.

    Itulah yang disebut sebagai sumber dan bukti utama/premier dalam melakukan pencarian maklumat sebenar. Bukan dari sumber sekunder. Tahniah.. satu usaha yang sangat baik… itulah tugas wartawan jika Adelays memahaminya.

    Photo-photo yang diambil sangat bagus dari sudut pencahayaan dan tata letaknya. Nanti ajar saya ya, bagaimana mahu mendapat cahaya yang cukup dan sisi yang baik agar gambarnya jelas serta menarik. masih belajar lagi ni. Masih bertaraf amatur…he..he..

    Hmmm… 😀 sempat juga sahabat baik saya ini, merasai juadah di lokasi. Sedap juga juadahnya. Tentu banyak kenangan yang boleh dikongsikan bersama teman pembaca di laman Adelays sepanjang perjalanan mudik tersebut. Wah… menarik juga untuk mengetahui suasana hari raya di sana.

    Tentang Pak Noordin tu, sebagai rakyat Malaysia dan rasa kemanusiaan jauh di hati yang dalam, saya turut simpati dengan nasib yang menimpanya juga apa yang menimpa sebahagian rakyat Indonesia atas apa yang “diperjuangkannya ?” bersama teman-temannya.

    Jika benar Pak Noordin sudah kembali ke pangkuan Khaliqnya, sebagai saudara sesama Islam kita panjatkan ucapan Inna lillahi wa Inna Ilaihi Raji’un. Walau apapun yang pernah dilakukannya tiada yang boleh menghalang kita dengan ucapan itu. Walau siapapun dia dalam kalangan kita, kita harus menghormati pemergiannya sebagai manusia.

    Salam kembali ke Jakarta setelah mudik yang panjang. Terima kasih atas ucapan ulang tahun buat saya. Didoakan Adelays, sahabat yang baik juga mendapat kebahagiaan dan keberkatan dari Allah swt. Bukunya jangan lupa kirim ya… saya menanti dengan sabar di sini. 😀 Salam mesra dari Bangi, Selangor, Malaysia.

    • Alhamdulillah mbak saya sudah selamat kembali sampai di Jakarta dengan selamat setelah mudik dari Jawa Timur.
      Selamat juga untuk Mbak yang telah ‘mudik’ ke Bandar Serikei, Serawak.

      Perjalanan yang melelahkan, terutama ketika berangkat karena banyak macet dijalan. Tapi tidak demikian dengan perjalanan kembali ke Jakarta
      Foto-foto untuk posting saya kali ini saya ambil hanya dengan kamera poket biasa saja mbak, Canon Ixy. Alhamdulillah dengan cara sederhana bisa menceritakan banyak hal tentang perjalanan saya. Insya allah akan saya share kalau memang berkenan.

      Kebetulan saya bukan wartawan mbak, hanya pegawai biasa saja. Mudah2an tulisan saya mudah dipahami ketika membacanya.
      Amin..

      Terima kasih telah berkunjung, Selamat Lebaran Iedul Fitri.
      Selamat kembali ke Bangi, Selangor.

  3. hmm…mudik sekaligus menyempatkan diri utk menyibak satu tragedi yg menjadi bagian sejarah dr bangsa ini, sehingga yg gak bs mudik or yg gak mudik bs ikut ‘melihat lbh dekat seperti apa suasana disana’….thx untuk waktu, tulisan, n foto2nya…
    what next??
    oiy, terlepas dr yg tewas itu Noordin atau bukan bg saya qta hrs tetap memberikan apresiasi setinggi2ny pd jajaran kepolisian..
    Pikiran positif qta adlh semangat n do’a bg mereka utk tetap berusaha menjaga keamanan di negeri qta yg tercinta 🙂

    • Thanks Merahjambu,
      Next posting masih tentang mudik juga. Tapi lebih ke tempat-tempat yang saya kunjungi di daerah.

      Mudah2an negara kita aman tentram loh jinawi, sehingga kita bisa lebih mengeksplorasi lebih jauh lagi
      tentang keindahan alam kita.

      Amin.

  4. Liputan yang asik.. penuturan + fotofoto yang pas..
    3 jempol buat adelay.. 🙂

  5. itu kamu yg nampak dari blakang? hehe

  6. if only I cud bareng ya mudiknya… pasti bisa mendapat pengalaman yg bagus…terutama sekali bisa travel ke jawa timur dgn tour guide yg mantap 🙂

  7. menarik. mudik dan berbagi kisahnya, juga foto2nya.
    salam

  8. terutama bagi saya jika bicara tentang foto, adalah sudut pengambilan gambarnya yang bercerita itu

  9. Top deh Polri nich bisa nemuin terrorist2 itu biarpun ngumpet di kampung. Mas Adelay, Foto Akfa view nya kurang luas ya + foto rumahnya kenapa tidak jarak dekat or tampak depan hehehehe …… Gorengannya n tea khas daerahnya boljug tuh…glek!

    • Foto rumahnya memang fully covered by seng ijo. Gorengan ama tehnya lumayan juga.. buat ngisi peyut yang masih kosong karena belom sarapan.
      Yang pasti uendang banget adalah tehnya. Rasanya khas banget ketika di’sruput’, maknyus.

  10. menjawab pertanyaan anda:
    anda lebih mahir di banding saya, hehehe…
    tapi secara sepintas saya melihat komposisinya (kebanyakan), dalam bahasa seni rupa dikenal dengan, balance formal–maksudnya si pemandang/ pemotret melihat obyek lebih dari depan, dgn titik pandang (center of interest) di tengah. saya pribadi lebih senang dengan komposisi balance informal.
    tapi entahlah, saya awam juga, dan anda–sekali lagi–lebih mahir di bidang ini….

    • Mas Hajriansyah, apa yang saya lakukan juga masih dalam taraf ‘learning by doing’.
      Mari kita sama-sama belajar, terus menambah ilmu, dan tetap sharing.
      Mari kita ber-Fastabiqul Khoirot, berlomba-lomba dalam kebajikan.

  11. mas adelay,
    congratulation, tulisan2nya bagus, ternyata multi talented juga.

    @ kembayau, agree w u, bener g sih itu noordin m top? kok gampang dapetinnya? selama ini kmana aja? tapi polisi kita kan sekarg dah pinter2 ya? trus sidik jari n dna nya jg dah cocok, selamat buat kepolisian kita.

    @ mas adelay, yg kurang foto ramenya orang yg datang ato paling tidak foto kendaraan yg berjajar, jadi fokus situasi “wisata noordin m top” lebih keliatan.
    trus ditunggu juga ni tulisan wisata jawa timur/tengah lainnya versi adelay, buat referensi.

    • Ipeh, sebenarnya banyaknya kendaraan yang parkir terjadi ketika saya melakukan perjalanan ke Jatim nya.
      Pada waktu itu kami hanya lewat dan bertekad kembali saat nanti kembali ke Jakarta.
      Saat perjalanan kembali ke Jakarta, masih cukup pagi dan pengunjungnya belum terlalu banyak .

      Ok ditunggu ya posting berikutnya…
      Terima kasih atas komentarnya 🙂

  12. walah, sayang sekali, waktu mudik tak bisa ikutan menikmati perjalanan rasa nurdin m top, mas ade, hehe …

  13. Assalamu’alaikum,
    Tulisan dan foto yang menarik, mudik sambil menyempatkan mengunjungi tempat teroris ditangkap sebuah pengalaman yang jarang terjadi.

    • Waalaikumsalam,
      Iya mba kebetulan pula keduanya : Dr. Azahari dan Noordin M.Top yang sempat saya kunjungi setelah penggerebekannya.
      Suatu kebetulan yang tidak terduga-duga.

  14. hmm…. mudik komplit!

    bagi gorengannya doonng..!

    • Boleh mbak Uun..
      Gorengannya pas baru diangkat dari penggorengan pula.
      Mana makannya sebelum sempat lagi sarapan.
      Yang lezat jadi terasa tambah lezat.

  15. aku aja yg rumah deket sana malah lom ke TKP mas 😀

    Salut deh buat beritanya

    • Mas Joni Geboy,
      bukan berarti kalo dekat kita pasti mampir .
      Saya aja yang tinggal di Jakarta, ngerasain naik monas di tingkat yang tertinggi belum pernah.
      Hehehe.

  16. Assalamu alaykum

    sahabat gmn kabarnya? Blognya makin keren… maaf br sempat berkunjung lagi krn sdng sedikit sibuk…

    Indonesia sedang merintih…menangis dan terluka

    Melihat Tayangan gempa di Sumbar, mataku menangis. Ya Alloh berilah kesabaran bagi para korban gempa dan mudahkanlah urusannya. “No telp hotline gempa 0751 9824971 sd 9824980 ada 10 nomor FREE CALL di padang. untuk tny2 kabar teman or keluarga, klo no. nya ga bs di hubungi”

    • Waalaikumsalam Mas Ahmad Farisi,
      Terima kasih mas Ahmad, memang Indonesia kembali dirundung duka mendalam dengan gempa yang terjadi.

      Terima kasih juga untuk Hotline gempa-nya mas. Informasi ini sangat berguna untuk rekan2 kita yang mungkin akan menyalurkan bantuannya kepada saudara2 kita di Sumatera.

      Kebetulan ada salah-satu pembaca blog ini dari luar negeri yang sedang menghimpun dana untuk bencana Bandung beberapa saat yang lalu . Secepatnya akan saya informasikan kepada beliau, karena ybs baru terinformasi tadi malam.

  17. Mantap onliennya bung. saya belum bisa eperti panjenengan setiap komentar di balas komentar anda di blog ini. kalau saya borongan. anda pasti meluankan b anyak waktu untua k onlinenya.

    deskripsi yang bagus, dulu pasti anda pembaca komik. pembaca komik, biasanya bagus dalam mendeksripisakn sebuah cerita. kalau tidak pernah baca komik, setidaknya anda kulino, terbiasa menulis.

    salam,

    • Terima kasih Mbak Asnaful, memang saya menyempatkan diri untuk menengok blog saya ini.
      Itu dengan catatan kalau sempat saja, kebetulan akhir2 ini banyak sempatnya. 😀

      Pembaca komik sih.. dulu iya.. tapi rupanya menulis berbeda dengan membaca komik.
      Justru inspirasi / ide muncul dari rekan-rekan blogger seperti blog mbak Asnaful.
      Dan menulis ini pun masih dalam taraf belajar, dan baru memulai mengisi aktif blog saya
      tiga / empat bulan yang lalu.

      Terima kasih banyak atas komentarnya.

  18. Mampir ahh…
    Asyiik sekali kalo sudah nongkrong di sini.
    Mantap lah… BTW, walau saya saat ini tinggal di Solo, tapi sumpah belum sempat jalan-jalan nengok lokasi yang menghebohkan itu.

    Sala.

    • 🙂
      Terima kasih Refa,
      Kalau nanti sempat mampir, salam saya untuk Pak Kristono dan Mas Anto.
      Syukur2 beliau2 masih inget, mengingat banyaknya orang yang mampir, hehehe.

  19. Wah mas, ini wisata kuliner atau wisata Noordin M Top nih:). Tapi yang pasti adalah “sekali mendayung, dua tiga pulau terlampaui”.

    Informasi yang bermanfaat, dan pengambilan gambar nya juga enak dilihat untuk orang awam seperti saya:). Terima kasih.

  20. pastinya lokasi itu jadi terkenal ya mas, hehe…
    semoga tidak ada teroris lagi di negeriku tercinta…. Amin.

  21. Hehehe…jadi menikmati pecel Noordin juga ya?

  22. Noordin M Top memang top! Sampai-sampai tempat tertembaknya pun jadi nge-top.
    Tapi, foto-foto Adelays adalah yang paling top! 🙂

  23. Ada jual memorabilia ga mas ? seru juga kali ya .. misalnya baju2-nya Noordin M. Top, hihihi syereeem …. Nice pics ….

  24. assalamu’alaikum, bkunjung lagi…
    bener de’, buat masalah yg kek gnian, aq memandangnya scr proporsional sbg seorg mns dg idealismenya masing2.
    He..he… musibah di satu pihak, berkah di pihak yang lain… ada saja kuliner simpel yg bisa dilaporkan di sini..:)
    masyaa Allaah… atas reportase2 di blog ini, nice… simple but nice… Siiiip!!

  25. Blog mba juga menarik, dari namanya sampai dengan contentnya.

    Waalaikumsalam mbak,
    Terima kasih telah sering berkunjung.

    Semoga betah mampir di Adelays.

  26. wah ternyata perjalanan mudik kita nyaris sama, cuma saya berangkat dari yogyakarta menuju madiun, kebetulan lewat desa tersebut, kebetulan ada kesempatan mampir, mobil pun kami rapatkan di ‘car park’ yang disediakan…, tapi saya tidak ikut turun, karena mesti jaga anak2 di mobil, hehehe..

    suatu pengalaman yang tidak disengaja, cerita yang seru buat berbagi…

    • Terimakasih Astrid, Long time no seee….
      Apa khabar, mudah2an baik-baik saja ya…..

      Wah.. bener2 pengalaman yang tidak terduga melewati tempat itu.

      • halo adelays, seneng banget bisa ketemu lagi setelah sekian lama, alhamdulillah baik2, smoga dirimu baik2 juga yaa..

        sangat menyenangkan baca cerita2 adelays ini : inspiratif, menarik dan manfaat…
        ditunggu lho, cerita2 fantastis selanjutnya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: