Last Ma

Aku dan teman-teman  percaya, bahwa hidup adalah anugerah dari Allah SWT. Akupun percaya, bahwa kesehatan merupakan harta tak ternilai harganya dari Dia “Sang” Pemberi Nikmat, Azza wa Jalla.  “Azza” yang berarti perkasa dan “Jalla” yang  berarti Agung, semakin membuatku merasa kecil dihadapanNya jika kesehatan yang berharga itu dicabut, dengan diberi sakit.

Siapapun itu, aku ataukah teman-temanku yakin, bahwa kami dalam bekerja atau beraktivitas sehari-hari -tidak terkecuali seorang temanku- sepakat bahwa kesehatan harus tetap dijaga. Ia, temanku itu adalah seorang yang sangat dekat dengan kawan-kawannya. Pergaulannya luas, teman-temannya banyak . Dan luwes karena ia bergaul tidak pandang bulu, bergaul dengan siapa saja tanpa melihat status dan strata.  Ia peramah, murah senyum dan tak pernah kulihat  wajah  muram dari raut mukanya.

Lasma and Friends

Lasma and Friends

Walaupun seorang wanita -masih lajang pula-, tapi hobi atau kegemarannya banyak dilakukan bersama dengan kawan-kawannya yang laki-laki, seperti mendaki gunung, bermain game ber-genre pertempuran dan peperangan serta berbagai aktivitas lainnya, dengan tetap tahu batas-batasnya. Namanya Lasma, aku menulisnya Last Ma dalam Yahoo Messanger-ku. Setelah tidak lagi dalam satu unit, kami menggunakan email, YM, Skype atau Pandion sebagai sarana berkomunikasi untuk sekedar membagi data dan informasi terkait pekerjaan  .

Saat ini  pertemuan dengan Last Ma yang hampir rutin satu minggu sekali manakala ia mengambil data di unit kami, mulai berkurang, seiring kabar kesehatannya yang mulai menurun, Kesibukannya beralih karena berobat atas sakitnya. Suatu saat ia kembali dengan menegurku secara tiba-tiba dengan teriakannya :

Hallo Mas Adelay !!!! Lasma sudah kembali….Lasma sudah sehat lagi….  🙂

hatiku berdesir, mengucap hamdalah dalam hatiku. Senyumnya  merekah, kesehatanya seperti kembali 100%. Namun sejak itu tak lagi kulihat kehadirannya dikantor, ia kembali masuk RS di bilangan Cikini Jakarta, karena sakitnya.

Email dan pesan dalam Pandionnya yang ia sampaikan beberapa saat sebelum kembali masuk RS, seolah menunjukkan betapa ia ingin sekali sembuh atas sakitnya.

Mas Adelay, I ‘m back !, Aku  sudah lebih baik dari sebelumnya. Doakan aku semakin baik dan lebih baik dari hari ke hari ya… Lasma nggak ingin sakit. Sakit kan nggak enak ! ” ,

aku meng-amin-kan, mendo’akan kesembuhannya.

Ditemani ibu dan adiknya, aku dan temanku menjenguk di rumah kost nya dibilangan Pejompongan Jakarta. Tutur katanya yang ceria menutupi gundah gulana hatinya. Senyumnya ia tebar menyertai kisahnya sambil bertutur bahwa  syaraf di otaknya tidak mampu 100%  memerintahkan anggota tubuhnya untuk bergerak. Otaknya memerintah tangannya menggengam benda, tapi reaksinya berbeda dengan kebanyakan orang normal lainnya, ia seperti balita belajar memegang.

Kabar kesehatannya kian tak jelas, ia menghilang sampai ke negeri jiran, mengejar kesembuhannya. Kehadirannya dikantor, semakin sedikit dibandingkan ketidakhadirannya. Tugas-tugasnya telah dialihkan walaupun daftar hadirnya masih diperhitungkan. Kawan-kawan memakluminya, aturan perusahaan masih mempertahankan status kepegawaiannya. Hadirnya tak lebih karena ingin mempertahankan statusnya. Kawan-kawannya menjenguk ke rumah sakit. Kali ini Siloam Hospital , Karawaci Tangerang.

Ia terbujur lemah sejak April 2010, diatas di  ruang RS yang berbagi dengan satu orang pasien lainnya. Keluarganya, melalui Siloam Hospital telah mengirimkan hasil lab sum-sum yang diambil dari tulang belakangnya ke Amerika Serikat untuk diteliti. Hasilnya Negatif, tidak ditemukan hal-hal yang aneh dalam dirinya, tapi ia tetap menderita. Tim dokter yang menanganinya, sampai saat ini belum mengetahui penyakit apa yang diderita Lasma. Dokterpun tak menyatakan bahwa ia mengidap MS (Multiple Sclerosis), yaitu sebuah penyakit akibat kerusakan “Myelin”  atau selubung pelindung yang mengelilingi serabut saraf pada sistem saraf pusat,  seperti yang diderita oleh artis “Pepeng”.  Tuhan masih mengujinya…

Sesekali terlihat ia mengejang, tubuhnya kram bukan karena  kemauan dirinya. Kalau kram itu datang menyergap, keringatnya bercucuran. Ku tak sanggup melihat seorang kawanku yang baik hati ini, merana dalam kesakitannya. Aku tertunduk miris, hatiku sembilu, tak ingin ia melihat aku sedang menatapnya dalam kesakitan. Mungkin saja ia merasa tertekan karena keadaanya. Tanpa daya, Lasma dapat menolaknya. Hati ini kelu menyaksikan perjuangannya menahan sakitnya. Sebuah cobaan sakit yang tak menentu.

Saat ini, tindakan antisipasi yang dilakukan agar ia tak mengalami kram, adalah dengan mengusap bagian tubuh yaitu kaki , agar sakitnya tidak menjalar sampai kekepala. Itu dilakukan dengan meminta kepada sanak saudaranya melakukan usapan atas permintaanya. Kusarankan kepada ayah dan ibu yang menjaganya, untuk menjalani pengobatan alternatif, karena jalan medis telah menemui jalan buntu. Kudoakan, agar ia dapat sembuh seperti sedia kala. Agar ia dapat kembali bekerja dan berkumpul bersama keluarga dan handai taulan. “Tetap semangat, Lasma!”.

Advertisements

44 Responses to “Last Ma”

  1. Semoga ALLAH memberikan kekuatan dan kesembuhan kepada mba Lasma ya De…Dia wanita yang kuat…

  2. Maha Suci Allah Yang menentukan segala kejadian…
    Semoga Mbak Lasma diberi kekuatan dalam menghadapi penyakitnya dan semoga diberikan kesembuhan…

  3. Hiks… ketelan si Aki 😦

  4. Maha Suci Allah…

    saya bangga punya kawan sehebat Mas Adelay. semoga dengan semangat dan ketulusan mas bisa mengobati sakitnya.amin.

    tolong sampaikan salam buat Sist Last ma, aku ikut berdo’a untuk kesembuhannya.

  5. aku ikut mendoakan, semoga mbak lasma nya cepet sembuh ya mas. kurang lebih aku sama mbak lasma ada kesamaan yaitu melakukan aktifitas apapun kebanyakan dengan temen cowok 🙂

  6. .. She called my name and said hi at first when we met again last week.. She still remember my name, so surprised me!!.. terharu…

    Kucoba kukumpulkan kembali ingatanku tentangnya, temtang gambar dirinya sebelum sakit, thanks for the pic.. Mas Adelay..

    Ya she’s a great girl and still keep spirit high for her healthy back!! dan itu sangat membantu kesembuhannya Insya Allah..

    Thanks for share a great posting mas Adelay, teriring do’a untuk kesembuhannya dan Insya Allah she still have a nice chance! Aamiin..

    Teringat a nice poem yang aku translate dari History of a prayer..

    Do’aku terjawab sudah….

    Ketika kumohon pada Tuhan kekuatan, Tuhan memberiku kesulitan agar aku menjadi kuat…

    Ketika kumohon pada Tuhan kebijaksanaan, Tuhan memberiku masalah untuk kupecahkan…

    Ketika kumohon pada Tuhan kesejahteraan, Tuhan memberiku akal untuk berfikir..

    Ketika kumohon pada Tuhan keberanian, Tuhan memberiku kondisi bahaya untuk kuatasi..

    Ketika kupohon pada Tuhan sebuah cinta, Tuhan memberiku orang-orang bermasalah untuk kutolong..

    Ketika kumohon pada Tuhan bantuan, Tuhan memberiku kesempatan..

    Aku tak pernah menerima apa yang kuminta, tapi aku menerima segala yang kubutuhkan…
    ——————————————–

    Kumohon Allah memberi kesembuhan kepada temanku Lasma.. Aamiiin…

    • Noui… Betapa kau mengenal dia tidak lama. Tapi perkenalan dengannya sangatlah membekas di hatinya.

      Mudah-mudahan doamu, doa kita semua didengar ya Noui….

      Amin…

      PS. Nice Poem Noui

  7. Adelay, nafas saya tertahan sampai di akhir kalimat. Hanya bisa ikut mendoakan, semoga Lasma diberi kekuatan serta kemudahan untuk melewati masa-masa sulit ini agar bisa pulih seperti semula. Amin.
    Ujian Lasma adalah ujian bagi kita semua, bahwa sakit dan sehat itu hanya sebuah kondisi. Bagaimana kita menyikapinya, itu yang lebih penting. Bersabar dan bersyukur, rupanya tidak hanya sebatas kata, tapi lebih pada implementasi.
    Tetap semangat Lasma, Insya Allah kesembuhan itu segera datang…

  8. tidak ada kata-kata yang bisa terucap, menggambil foto saat dia terbaring lemah pun rasanya tak sanggup, walaupun sebagai obat kerinduan teman-teman yang belum bisa menjengguknya.
    semoga Allah memberikan kesembuhan, dan “pahala” dalam kesabaranmu menerima semua itu lasma.

  9. Lasma cepat sembuh donk biar ade gak sedih 😀

  10. Ketabahan lasma membuat kita sangat terharu…disaat dia menahan sakit karena kram yang katanya sakit sampai jantungnya seolah ditarik2…kemudian setelah sakit itu hilang dia tersenyum lagi dan kembali bercerita dan menanyakan kabar kami…..kami hanya bisa terdiam sambil menahan air mata jatuh….mencoba menyemangatinya dan berharap ujian baginya segera berakhir. Aku hanya bisa berkata sabar ya lasma….jangan pernah menyerah….dan lasma mengangguk sambil tersenyum….Makasih mas adelay udah sharing disini….

    • Metha,
      Sebagai teman yang dulunya mengetahui kesehariannya, tentu sangat terharu dan sedih dengan sakitnya.

      Ia sosok yang ceria dan tabah. Dukungan Metha dan rekan2 sangat dibutuhkan Lasma.

  11. salut mas … itu yg perlu ditiru dari mas adelay … 😀

  12. God will blessing her with untouchable power.

    Biasanya, rekan sekantor yang dekat dengan kita jika sakit, salah satu obat mujarab yang bisa kita berikan adalah sugesti.

    Semoga temannya cepat sembuh dan mampu menghadapi cobaan ini.

    • Aldy,
      Sugesti yang bertubi-tubi kita layangkan kepadanya saat menjenguknya.

      Semoga hal itu membuatnya kuat menghadapi saat-saat sulit seperti sekarang ini.

  13. Semoga dia selalu diberikan kekuatan untuk menghadapi penyakitnya. Suport dari teman-temannya tentu sangat membantu.

  14. smoga cepet sembuh buat mbak lasma
    amien
    🙂

  15. semoga Lasma diberi kekuatan dalam melawan penyakitnya, tetap diberi rasa tabah dan punya semanagt hidup tinggi, doa tulus saya menyertai untuknya mas adelays

  16. Terimakasih atas doa mamah Aline…

  17. wahh.. hebat ya mbak Lasma,
    semoga diberikan yang terbaik..
    🙂

  18. skrg mas ade msh sering ym-an sama mbak lasma gak?
    yah, biar bisa tau kbr terbarunya dan terus kasih semangat ke mbak lasma…
    pasti mbak lasma senang bgt pny tmn sperti mas ade….hehehe
    semoga mbak lasma cpt sembuh ya, mas…. 🙂

  19. Selamat malam.
    Hai mas adelays.

    Suasana hening yang hanya mampu Anna tatapi dengan mata hati ketika menyoroti satu persatu tulisan mas yang begitu menggugah hati ini. Doa juga dari Anna, mohon disampaikan buat mbak Lasma yang baik itu. Semoga cepat sembuh dan ceria seperti sebelumnya. Biar temen2nya juga ceria dengan senyumnya. Anna juga bisa merasakannya , jika sembuh.

    Kata2 ini ….

    “Aku tertunduk miris, hatiku sembilu, tak ingin ia melihat aku sedang menatapnya dalam kesakitan.”

    … seperti pernah Anna dengar dan baca, tetapi Anna tidak tahu kapan dan di mana.

    Semoga Allah selalu memberi kita kesehatan yang baik. Mudah2an apa yang mbak Lasma telah lalui menjadi pelajaran buat kita mengukur diri untuk selalu menghargai .

    Wassalaam.
    Anna Althafunnisaa

  20. blue datang mengharapkan kekuatan serta kesehatan pada mbaknya.
    salam hangat dari blue
    tuk om juga

  21. duh..duh…
    sedih banget mas Ade…
    Mudah mudahan Mbak Lasma cepet sembuh ya MAs…

    Kalo perlu… dikirimin postingan ini juga…
    biar beliau tau banyak yang memperhatikan dan mendoakan…biar tambah semangat…

  22. alahamdulillah…nyampe juga di sini….:) apa khabar mas…update terus nicha keknya 🙂

  23. Semoga mba Lasma segera diberi kesembuhan oleh Allah swt. Doa teman-teman dan empati yang diberikan pasti didengar oleh-NYA. Amin.

  24. Semoga ALLAH memberikan kesembuhan untuk sahabatnya Mas Adelay dan tentunya ketegaran 🙂

    Wassalam 🙂

  25. Semoga Mbak Lasma cepat sembuh…. 😥

  26. semoga teman dikau last ma segera sembuh ya. amin. hm.. tumben adelays menulis individu. ehm ehm ehm…

  27. tadinya mau liat yg ‘pemain ke 12’, eh malah kebaca yang
    ini… jadi sedih deh… semoga lasya (kalau aku memanggilnya
    begitu, singkatan lasma yanti) bisa pulih kembali, dan memberikan
    senyumnya lagi untuk kita…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: