Dari Meja “Redaksi” Adelays

Dari Meja Redaksi Adelays

Dari Meja Redaksi Adelays

Zaman beralih musim bertukar. Sebagian besar orang telah melupakan pena yang tintanya harus dicelup ke dalam baskom kalau nggak mau disebut tray, tempat menampung tinta. Dulu orang selalu menuangkan hasil pikiran briliannya kedalam kertas setelah era zaman batu dan menulis pada lembaran daun.

Mesin ketik elektronik sebagai wordprosesor yang menggantikan era mesin ketik konvensional untuk mengetik skripsi, thesis dan disertasi, yang tidak lama kekuasaannya itu, kini penjualannya pastilah sudah sulit bersaing dengan laptop. Komputer meja saja, rasanya sudah kalah set kalau disandingkan dengan penjualan laptop yang makin lama makin kompetitif .

Kalau hanya untuk mengetik, mungkin netbook yang kali ini menjadi primadona sudah sedikit murung menghadapi serbuan Ipad atau sejenisnya. Netbook yang sudah diberi nyawa “Windows 7” harus start-up dengan waktu lebih lama untuk langsung mengetik.

Tengok saja kepraktisan yang ditawarkan, sepertinya para blogger yang punya semangat menulis yang tidak berada pada meja kerjanya, langsung  memilih mencatatnya di pesawat HP atau bahkan menulisnya di aplikasi notes yang ditawarkan  HP  yang canggih. Saya sendiri beberapa kali melakukan posting ke blog langsung dari pesawat Blackberry “Javelin”, atau “Onyx1” saat melakukan perjalanan jauh dari Jakarta menuju Malang dengan kereta-api.

Semangat menulis dan tidak ingin kehilangan moment yang sedang hangat-hangatnya, menjadi dorongan yang kuat untuk segera menuliskannya bahkan melakukan publikasi langsung dari TKP (Tempat Kejadian Perkara) lengkap dengan foto yang dicapture dari lensa HP. Praktis sekali.

Walaupun bisa, tapi tombol  HP masih dirasakan kurang nyaman untuk menuliskan dengan cepat karena mengetik dengan keyboard yang terbilang kecil. Tulisan ini contohnya, sebagai pengganti HP yang agak boros baterai karena layarnya lebar sejenis Blackberry Torch yang saya pakai sekarang, saya memilih menggunakan Ipod Touch dari Apple ditemani keyboard bluetooth nirkabel.

Jadilah posting saya ini dipublish menggunakan  Wifi “Huawei” dengan Telkomsel Flash sebagai ‘transportasi’ menuju WordPress . Secara bobot, ketiganya tidak sampai 1 kg dan  ‘bukan sulap bukan sihir’ tidak terhubungkan dengan kabel yang harus di maintain sedemikan rupa kalo nggak ingin ‘kleweran’.

Mudah bukan?  Begitulah Adelays sekarang mengetikkan postingnya menuju jendela dunia dari meja ‘redaksi’ nya.

Advertisements

32 Responses to “Dari Meja “Redaksi” Adelays”

  1. akhirnyaaa……..hehe

  2. Keeeduax . . . ‘Dari meja Kantor’ 😀

    Pengguna Huawei juga buat di rumah dengan provider yg berbeda ‘Celcom’, sangat membantu mobilitas disaat gak ada free Wifi

  3. ketigaX bukan? hehehe< kalau boleh mau pinjam gadGets nya duongg, pasti makin produktif deh kalo infrastrutrur sangat mendukung kayak begitu, jadi tau cara kerja adelay buat posting tulisan2 kerennya…
    *sangat inspiring….

  4. Aku nyerah kalo mesti membuat postingan pake hape. Sudah cape2 ngetik, koneksi lemot, tulisan jadi hilang 😦

  5. Aduh, canggih amat…hehe, saya jadi merasa masih hidup di jaman batu, karena saya harus nge-blog dan kawan-kawan itu dari komputer meja…
    Adelays, handphone secanggih apapun buat saya penggunaannya tetep aja hanya buat telfon dan sms. Yang lain-lain (termasuk komen di fb orang lain!), saya tetep harus lewat komputer meja yang semuanya serba besar…ya layarnya, ya huruf-hurufnya…
    😀

  6. Btw, saya mulai ngelirik Ipad suami nih…siapa tau saya bisa sedikit lebih canggih… 😛
    Postingnya inspiratif banget!

    • Mbak Irma Bintang Timur,
      Terima kasih apresiasinya. Ipad juga sangat memudahkan, apalagi tidak perlu start up lebih lama dengan os windows / linux nya.

      Dibawanya pun lebih simpel, cuma ya itu.. keyboardnya rada belum biasa aja, karena nggak sperti di keyboard yang ada pengenal tombol terutama di f dan j bagi yang mengetik sepuluh jari.

  7. cieeee… meja redaksinya sekarang kerennn…
    keep blogging ya 🙂

  8. canggih bos…b^^

  9. Gak sekalian aja temanya torch yg baru gitu whahaha bukan sulap bukan sihir gak ada kabel sim salabim jadi apa prok prok prok…..

  10. Wah, asyik sekaleeee… jadi pengen.

  11. Selamat pagi mas Adelays. Menulis sudah semudah itu. Pasti idenya semakin mantap ditambah dengan gadget yang berteknologi tinggi. Suka ngumpulkan gadjet ya mas. Ahh… membuat aku cemburu aja deh. Kemana-mana tidak perlu bawa laptop lagi. Hanya ketik pada hape. Wah, cukup mudah.

    Meja redaksinya kok bersih amat ya. Tidak keliatan buku2nya. Salut ya, tulisannya juga profesional. Aku suka gaya tulisan yang dipaparkan. Asyiiiik sekali membacanya sampai mimpi mau nulis gitu juga. 😀 Semoga selalu sukses mas. Wassalaam.

    Anna
    negeri di bawah pelangi

    • Iya. Peralatan yang berat itu sekarang sudah dapat tergantikan dengan sesuatu yang lebih ringan.

      Bukan mustahil, suatu saat ngeblog hanya tinggal bicara, dan bisa langsung posted ke media.

  12. Emang telkomflash masih kepake ya Mas, hehehhehehe

    Saya udah dikecewakan ama Telkomflash, buat kantong saya doi mahal udah gitu sinyal kurang seep…akhirnya berlaih ke provider yang dulu saya remehkan dan ternyata much better…heheheh

    Pelajaran berharga nie, murah tak selalu jelek :mrgreen:

    • Tergantung daerah nya. Rasanya kala di daerah itu jangkauan jaringannya lemah, ya bermasalah.

      Saya pakai dua. Selain Flash pakai juga EVDO dari Smart. Dua2nya bagus

      Smart unggul karena kebetulan saya berada dekat sekali dengan ‘markas’ nya. sementara flash memang tidak selalu stabil, tapi cukup baik kalau kita mobile.

      Demikian Pengalaman saya Pendarbintang.

  13. wow! hightech semua. satupun dari gadget itu tidak saya punya. jaman sekarang sudah begitu mudahnya… kira-kira 10 tahun lagi ..ada inovasi apa lagi ya? mungkin ngetik sudah ndak perlu mengetik melalui keyboard.. tapi pakai sensor pikiran… tinggal duduk mikir, tulisan dah muncul sendiri dimonitor …hihihihi #khayalan tingkat tinggi [mimpi]

    • Untuk baca pikiran, kemungkinan manusia akan melewati zaman visual virtual seperti di film2 yang dapat memindahkan layar melayang yang ada dihadapannya tanpa menyentuhnya secara fisik.

      Mungkin suatu saat blog juga akan bergerak kesana.

  14. tambah canggih dan praktis kalo didukung perangkat yang gak makan tempat, akses cepat dan bisa ditenteng kemana-mana. keren mas….
    gadgetnya bikin ngiler… kapan ya punya ipod touch Apple 😀

  15. wah, lengkap dengan merk modemnya ya.. : p

  16. berkunjung … pakabar.. 🙂
    thx 4 info…

  17. Peralatan canggihmu sungguh mendukung meja redaksimu, Ade. Kalau aku punya gadget canggih begitu kayaknya tidak akan berfungsi maksimal, karena ditempat aku kerja yang sering ada cuma sinyal gsm. Belum lagi setrum yang terbatas, hiks…

  18. Kunjungan pertama di blog ini,
    Artikelnya mantab sob..salam kenal ya!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: