Kyoto oh Kyoto

Kyoto oh Kyoto (Adelays.com)

Kyoto oh Kyoto (Adelays.com)

Delapan Tahun !

Ya delapan tahun waktu yang dibutuhkan untuk mendaftar menjadi jamaah Haji saat ini. Begitu padatnya antrian untuk mengunjungi Baitullah di tanah suci dari Indonesia. Jadi, kalau tahun 2012 kita mendaftar, maka baru akan berangkat tahun 2020 nanti. Tanah Suci Mekkah di Kerajaan Saudi Arabia adalah kota / negara yang sudah lama menjadi tujuan kepergian saya…  Mudah2an sambil menunggu, sebelum delapan tahun itu, kesempatan kesana menjadi kenyataan melalui Umroh… Amin .

Saya kemudian penasaran dengan pendapat orang lain tentang tempat favorit mereka ketika ingin melancong. Saya kemudian mencoba untuk mencari lokasi lain yang direkomendasikan majalah, buku, website, travel guide dan lain-lain. LonelyPlanet, Sebuah penerbit travel guide book terbesar milik BBCWorldwide pernah menuliskan, setidaknya 3 kota paling direkomendasi didunia karena kekayaan budayanya untuk dikunjungi paling tidak satu kali seumur hidup. Kota-kota itu adalah:

  1. Paris, Perancis
  2. London, Inggris
  3. Roma, Italia

Top Picks for Japan

Satu negara lain yang kemudian direkomendasikan oleh travel guide book yang didirikan oleh Maurine Wheeler dan Tony Wheeler ini adalah Jepang. Ternyata Kyoto, lho.. dan bukan Tokyo,  yang  menjadi kota pilihan peringkat pertama wisata dunia di Jepang, seperti disebutkan dalam websitenya :

Top Picks Japan (Source LonelyPlanet.com)

Top Picks Japan (Source LonelyPlanet.com)

Mengapa Kyoto ?

Apa sih yang membuat Kyoto begitu menarik sampai ‘bercokol’ diatas Tokyo yang nota bene menjadi daya tarik wisatawan yang datang ke Jepang ? Ternyata Kyoto adalah satu tempat dengan kekayaan warisan budaya terbesar. Kyoto  justru menjadi Ibukota kekaisaran Jepang sejak beberapa abad yang lalu sebelum Tokyo, selama lebih dari 1000 tahun,  sejak 794 – 1868.

Kyoto berbeda dengan Tokyo dengan berbagai kegiatan wisata dan modernisasinya. Daerah wisata Kyoto lebih banyak dipenuhi warisan tradisional bangunan-bangunan kuno berupa kuil dan kehidupan khas Jepang lama. Jauh dari kesan kesibukan dan kesemrawutan “Rush Hour”  ala Tokyo yang berjarak lebih kurang 300 mil  ke arah timur laut Kyoto.

Kiyamizudera (Pic by Japan-guide.com)

Kiyamizudera (Pic by Japan-guide.com)

Kinkaku Ji

Kinkaku Ji (Source: Japan-Guide.com)

Membayangkan Kyoto, dalam benak saya langsung terbayang film  “Last Samurai” karya Edward Zwick yang dibintangi Tom Cruise dan Ken Watanabe. Browsing tentang Kyoto menyuguhkan kekuatan tradisional yang memunculkan kekuatan kekaisaran masa lalu. Kota yang dikenal juga dengan nama lain “Heian Kyo” ini kadang masih dianggap sebagai ibu kota Jepang yang sesungguhnya, hanya saja ibu kota modernnya lah yang berada di Tokyo.

Musim Favorite berkunjung ke Jepang

Wisatawan lokal Jepang dan mancanegara membanjiri wisata tradisional Jepang ini pada bulan-bulan tertentu. Mereka menyukai dua musim untuk pelesir yaitu :

  1. Bulan April – Mei , menunggu masa bunga sakura mekar, dan mengikuti festival Hanami
  2. Bulan Oktober – Nopember saat fall atau musim gugur, dimana pepohonan menguning dan memerah ketika gugur memasuki musim dingin.
Climate Data for Kyoto (Source by: Wikipedia)

Climate Data for Kyoto (Source by: Wikipedia)

How To 

Mencapai Kyoto dengan pesawat dari Jakarta relatif tidak mahal untuk waktu-waktu tertentu dengan perencanaan yang baik dan membeli tiket jauh-jauh hari sebelumnya. Hal ini cukup mengesampingkan “image” akan mahalnya bepergian ke Jepang. Selain Tokyo , Kyoto di selatan menjadi kota yang dapat dicapai dengan penerbangan budget air melalui Osaka dengan connecting flight , melalui Kuala Lumpur, Malaysia. Saya pernah memantau maskapai Air Asia, yang pernah merelease harga tiket Jakarta -Kuala Lumpur – Osaka dengan banderol sekitar Rp. 700 ribuan, sekali jalan.

Dibutuhkan pengurusan visa bagi wisatawan dari Indonesia. Waktu yang dibutuhkan untuk pengurusan visa Jepang sekitar 4 hari – 1 minggu hari kerja. Biayanya sekitar Rp. 300.000, relatif murah jika dibandingkan mengurus ke visa ke Australia atau bahkan ke Amerika yang bahkan membutuhkan waktu lebih lama.

Ginkaku-ji after being restored in 2008 (google)

Ginkaku-ji after being restored in 2008 (google)

Fushimi Inari-Taisha (Japan-Guide.com)

Fushimi Inari-Taisha (Japan-Guide.com)

Bandar Udara

Menuju Kyoto, paling dekat bisa dicapai melalui Osaka, dibandingkan Tokyo. KIX atau Kansai International Airport adalah merupakan salah satu bandara dengan kategori 10 terbaik dunia versi Skytrax, sebuah lembaga pemeringkat dunia yang menangani survey seputar bandar udara internasional di seluruh dunia. Posisinya masih berada dibawah:

  1. HKIA (Hong Kong Internasional Airport),
  2. Incheon di Korea Selatan dan
  3. Changi di Singapura.

Ketiganya adalah bandara dengan peringkat bintang lima, dan hanya merekalah bertiga yang bersaing ketat menghuni bandara dengan peringkat bintang lima sampai saat ini.

kansai_international_airport

Kansai International Airport, 1 dari 4 Floating Airport di Jepang (Pic taken from Myinterstingfiles.com)

Hal yang  unik dari Kansai Internasional Airport (KIX) ini adalah keberadaannya yang diatas laut, tidak berada diatas tanah salah satu gugusan kepulauan di Jepang, melainkan mengambang diatas permukaan laut. Jepang memiliki 4 floating airport yaitu :

  1. Kansai
  2. New Kitakyushu
  3. Kobe
  4. Chubu Centraair
Tony Wheeler

Tony Wheeler

Hmm.. mengenal kota ini dari ‘jauh’, cukup menarik perhatian saya, juga cukup membuat saya berfikir atas kata-kata Tony Wheeler , Cofounder LonelyPlanet  “All you’ve got to do is decide to go and the hardest part is over, SO GO !”.

Amiiin…. #di amin kan oleh Adelays#

*WUSSHHHH… #Malaikat lewat#

Advertisements

9 Responses to “Kyoto oh Kyoto”

  1. Hai… Hai… Mas adelays
    Ditunggu2 ternyata muncul juga tulisannya..ya ampun untuk jadi calon haji harus nunggu 8 tahun ya..sebenernya aku juga udah daftar Dari tahun kemarin..tp belom dapet panggilan juga :(..tp ga apa2, mungkin hikmahnya harus memperbaiki diri dulu sebelum ke rumah Allah..
    Sedikit menyesal karna belum sempat explore terlalu banyak, waktu ada kesempatan mengunjungi Paris..Dari sedikitnya waktu saya disana, sudah banyak yang bikin saya kagum..mulai dari bangunan hingga fashion pastinya..Dan pasti masih banyak lg kebesaran Allah yg lainnya..Semoga kita semua msh diberi kesempatan untuk melihat dan mensyukurinya..Amiin
    Have a great day Mas Adelays..:)

    • Hikmahnya berarti insya allah bisa kesana lagi, karena kunjungan pertama begitu singkat. Gpp Emerald, yg penting bukan sebentar atau lama nya tapi sdh pernah ke sana sekali seumur hidup.

  2. Like this… What a very beautiful place and point of view…

  3. Konniciwa Mas Adelay….

    makasih referensi nya buat Kyoti. Aku suka Arasiyama 😀

    diana

  4. mudah2 an dapat kesempatan ke sana……….pingin ……..salam kenal……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: