Republik Sudoku

20131128-060343.jpg

Jendela pesawat menampilkan pemandangan awan menggulung diantara hamparan kebiruan langit cerah, saat pesawat yang saya tumpangi mulai mencapai batas ketinggian take off. Wanita paruh baya yang duduk didepan saya bergerak sigap sesaat  tanda mengenakan sabuk pengaman mulai dimatikan .

Gerakannya bahkan lebih sigap dari seorang laki-laki muda, penumpang disebelah kanan saya  yang tidak ingin kehilangan kesempatan pertama menjadi pengguna toilet dalam penerbangan dari Kansai menuju Kuala Lumpur.

20131128-060358.jpg

Kecepatan gerakannya menarik perhatian, namun setelah mata ini memperhatikan sekelilingnya, memperhatikan kertas dan pena yang dikeluarkan dari dalam tas jinjing ala ibu-ibu, aktifitas wanita berbalut sweater orange yang kemudian bertukar kertas dengan seseorang disebelah yang bepergian bersamanya, perlahan-lahan rasa penasaran itu mulai menemukan kejelasannya.

Ditengah gemercik suara beradu logam tanda para penumpang melepaskan safety belt, disusul suara pilot yang menjelaskan untuk tetap mengenakan sabuk pengaman itu, sang wanita itu sudah berhadapan dengan kertas dan meja yang biasanya dikeluarkan saat mendapatkan makanan atau dari kru pesawat.

Kalau ada perlombaan akselerasi antara kedua orang itu, saya tentu menjagokan si wanita tersebut tanpa banyak pertimbangan. Gerakannya tidak diragukan lagi merupakan gerakan yang sangat cepat. Kartun-kartun Jepang sering mendramatisasikannya dalam kelebatan-kelebatan Samurai yang mematikan. Bedanya disini samurai digantikan kertas dan pena.

20131128-060412.jpg

Ia menengok kebelakang, kearah saya  untuk sedikit memundurkan sandaran kursinya,disela waktu ketika jari-jarinya lincah melingkar-lingari angka yang menjadi tantangan soal dari partner yang sejak awal seperti sudah merencanakannya sebelum pesawat lepas landas.

Wanita berkacamata cembung dibalik matanya  yang kecil khas keturunan Jepang itu, menunjukkan  keramahannya  seolah permisi untuk memastikan kegiatannya tidak mengganggu orang yang berada tepat dibelakangnya. Ia menganggukan kepalanya, walaupun tanpa ucapan.

Kini saya mulai memahami kegiatannya tanpa harus bercerita. Aktifitasnya ini adalah kegiatan pengisi waktu yang banyak dilakukan orang-orang saat mereka menggunakan transportasi publik, seperti di kereta, bis, ataupun pesawat. Satu diantara kegiatan pengisi waktu itu adalah bermain game untuk mengasah otak.

Kalau lazimnya di Indonesia kebanyakan orang mengisi Teka-Teki Silang (TTS), orang  Jepang, saya menjumpai mereka bermain Sudoku, sebuah permainan puzzle mirip TTS mengisi angka berbentuk matriks 9×9.

250px-Sudoku-by-L2G-20050714.svg

Menurut  sumber  Wikipedia, permainan asah otak angka yang dipopulerkan di Jepang oleh perusahaan puzzle Nikoli ini sangat popular di tahun 2005 dengan nama Sudoku. Saya menyangka permainan ini diciptakan di Jepang, lantaran minat yang tinggi terhadap game yang mengisikan angka dari 1-9 dalam setiap blok 3×3 nya.

 Kisah permainan blok angka ini ternyata memiliki perjalanan panjang dan unik. Sudoku, berbeda dengan permainan magic square yang muncul pertama kali di harian Le Siecle yang terbit 19 November 1892 karena blok angka setiap row atau kolomnya masih boleh terdapat duplikasi angka.

Sudoku mensyaratkan logika angka yang tidak terjadi pengulangan dalam setiap baris dan kolom berdimensi total 9×9 yang terdiri dari matriks 3×3 itu. Sudoku modern baru dipublikasikan di majalah Dell Magazine pada 1979 yang didesain oleh Howard Garns.

364px-Sudoku-by-L2G-20050714_solution.svg

Permainan Sudoku yang saya temukan pada wanita seperti di pesawat itu, tentu bukan pertama kali dijumpai. Berbagai kesempatan luang di berbagai tempat banyak sekali tua dan muda memainkannya sambil antre, duduk di kereta ataupun bis.

Saking seru dan seringnya saya menjumpai permainan ini jauh setelah era keemasannya di tahun 2005, saya menyebutnya negara ini sebagai Republik Sudoku.

Advertisements

7 Responses to “Republik Sudoku”

  1. Sudoku merupakan permainan yg sangat menarik sekali ketimbang tts yg menurut aku permainan yg sangat menguras otak banget. Sedangkan sudoku ini adalah permainan utk mengasah otak kiri manusia utk dpt bermain dan berpikir secara strategi. Selain utk fun & utk mengisi wkt kosong, menurut kesehatan itu juga baik utk mencegah terjadinya kepikunan dini.
    Betul gak yah komentarku hehehehehehe…..
    Ooo iya kalo ibu2 memang begitu mas, semua ada didlm tasnya kalo menurut aku itu namanya kantong doraemon semua ada dari benda yg kecil sampai yg besar, asal jgn bawa kompor aja didlm tasnya hehehehehehehe….
    Ditunggu cerita2 seru yg lainnya yah mas adelays cayyoooo……

  2. Membaca detail tullisan adelays ini jadi ikutan deg2an dan penasaran karena ‘ngintip’ aktivitas tetangga depannya yang sibuk sendiri. Heheee, cara menulis yang kayak gini niii yang selalu bikin kepingin baca tulisannya adelays. Dan ternyata orang tersebut niat banget mau main sudoku, weehh weeehh, macam2 cara orang untuk mengisi waktu luangnya….; buat adelay, ditunggu lagi yaa tulisan barunya…..

  3. Saya gak begitu suka permainan ini. Tapi untuk melatih supaya tidak pikun menantang juga.

  4. Keren sekali si wanita itu. Dalam imajinasi sy wanita tersebut berusia 50 tahun atau lebih. Jadi nampak sangat keren di usia itu ‘bermain’ sodoku

  5. Keren sekali karena dalam imajinasi sy, wanita tersebut berusia 50 tahun atau lebih. Jadi nampak sangat keren di usia itu ‘bermain’ sodoku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: