Jokowi Lewat Mana?

Slangkers Massa Pendukung Jokowi

Slangkers Massa Pendukung Jokowi (adelays.com)

Hiruk pikuk dan euphoria pelantikan Presiden Republik Indonesia yang ke 7, tanggal 20 Oktober 2014 memang luar biasa. Saya belum pernah menyaksikan betapa riuh rendahnya dan tingginya antusiasme masyarakat menyambut pemimimpin barunya itu.

Saya bersyukur menjadi saksi langsung atas betapa tingginya animo massa menyambut dan menjelang detik-detik berlalunya pemimpin baru Indonesia itu dari gedung MPR DPR RI menuju rumah dinas presiden Indonesia, Istana Negara.

Mobil Presiden (by Andi Sarwono)

Mobil Presiden (by Andi Sarwono)

wpid-img-20141020-wa0013.jpg

Jokowi Melambai (by Muin Fikri)

Menggunakan mobil dinas Indonesia 1 bagi Presiden dan Istri, dan Indonesia 2 bagi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Ibu Mufidah dari Gedung MPR/DPR sampai tugu Selamat Datang dilanjutkan dengan menaiki Andong sampai Istana Negara.

Presiden beserta Ibu Negara beserta Wakil Presiden dan Ibu Wakil Presiden RI periode 2014- 2019 itu memang pantas mendapatkan spirit atau semangat yang ditunjukkan oleh masyarakat, lantaran di pundak merekalah harapan baru Indonesia terletak.

Tidak berlebihan rasanya jika Museum Rekor Indonesia menorehkan Jokowi menjadi presiden Indonesia yang pelantikannya di rayakan dengan syukuran rakyat di berbagai daerah terutama di Jakarta.

Tidak hanya itu, majalah TIME sebelumnya menjadikan foto Jokowi tampil di sampul majalah mereka dengan tajuk “A New Hope”.

images-13

A New Hope itu tidak hanya dirasakan oleh rakyat jelata seperti saya, tetapi juga aparat yang bertugas di lapangan. Kami sempat berbincang bahkan bercanda dengan santainya di Jalan Sudirman saat rombongan masih berada di dalam mobil dinas. Sesuatu yang berbeda kalau mereka bertugas ketika menjaga teroris misalnya [#ya_iyalah_jauh_keles].

Artinya, merekapun ikut menikmati euphoria petugas ala rakyat biasa, tetapi tetap melaksanakan tugas dengan baik, sampai suatu saat seorang ibu-ibu bertanya kepada Polisi yang bertugas, ‘Pak, Jokowi lewat mana, jalur busway atau jalan umum ?’

Jawaban pak Polisi yang ditunggu-tunggu itu menentukan PW alias Posisi Wenak dimana dia dengan mudah melihat pak Jokowi. Salah posisi bisa jadi cuma melihat mobil dinas hitam pekat meluncur tanpa sang Presiden.

Sayangnya pak Polisi tidak segera memberikan informasi sampai mobil hitam itu terlihat dari keriuhan massa, sampai akhirnya rombongan mobil dinas hitam  kenegaraan itu muncul diantara riuhnya massa.

Paspampres Bersiaga (by Andi Sarwono)

Paspampres Bersiaga (by Andi Sarwono)

Jokowi Tersenyum (by Dewi Imoet)

Jokowi Tersenyum (by Dewi Imoet)

Pesta rakyat ini memang pantas dinikmati oleh seluruh masyarakat, lantaran bersatunya seluruh elemen masyarakat, tidak saja dari kalangan yang menang, melainkan pihak yang kalah .Siapa lagi yang menikmati Indonesia bersatu kalau bukan rakyatnya.

Salam 3 jari yang berarti Sila ke Tiga Pancasila yaitu Persatuan Indonesia menghiasi sikap kenegarawanan yang ditunjukkan dengan kehadiran Pak Prabowo dan Pak Hatta saat saat serah terima jabatan di gedung MPR/DPR itu layak menjadi contoh yang baik bagi pendidikan politik bangsa ini.

Apa jadinya Indonesia kalau hanya menunjukkan sikap permusuhan? Tentu kita masih ingat betapa ruginya kita berada dalam sikap yang tidak kondusif. Kurs Rupiah melemah terhadap Dollar Amerika. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun anjlok ke kisaran 4990 an dari sebelumnya 5220a-an.

Pendukung Jokowi Menuju Bundaran HI dan Istana (adelays.com)

Pendukung Jokowi Menuju Bundaran HI dan Istana (adelays.com)

Hanya dalam hitungan hari, 1 – 3 Oktober 2014 penarikan dana oleh Investor asing mencapai Rp. 2,3 Triliun menandai optimisme pasar bergerak negatif. Bangsa ini rugi kalau sikap permusuhan ini terus dibangun. Media massa pun ikut memberi andil atas sikap permusuhan yang boleh jadi bertolak dari keberpihakan mereka atas kepentingan tertentu.

Sebaliknya euphoria kemenangan yang ditunjukkan masyarakat saat ini adalah suatu reaksi yang boleh jadi kita anggap persatuan dan kemenangan bersama atas terpilihnya pemimpin bangsa yang akan membawa Indonisia 5 tahun kedepan .Kalau Indonesia bersatu seperti ini, tentu kita juga yang akan menikmati hasilnya. Lewat persatuan atau permusuhan tentu kita sendirilah yang memilihnya. Pak Jokowi lewat mana ?

Persatuan Indonesia dong ya, Pak…

Advertisements

3 Responses to “Jokowi Lewat Mana?”

  1. Momentum yang masih fresh, beruntung Adelays bisa jadi saksi sejarah, meliput, menulis dan beropini, overall : Tulisan ini, saya suka closingnya …..’Jleebbbbb to the max’

  2. Lumayan berdiri 2,5jam utk menunggu RI-1 lewat, lapernya gak kuat

  3. Yang jelas Pak Jokowi kemarin gak lwt Tg Priok yah mas adelays hehehehehehehe…
    Wah… seneng banget liputannya mas adelays lang ke tkp dan bisa bertemu lang dgn RI 1 wwuuiiihhhh h3bat loh….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: